Dataran Tinggi Dieng, atau lebih dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan”, merupakan salah satu destinasi wisata alam dan budaya paling memukau di Indonesia. Terletak di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah, Dieng menyuguhkan keindahan alam, kekayaan sejarah, serta udara sejuk khas pegunungan yang jarang ditemui di daerah lain.
Golden Sunrise Sikunir
Bukit Sikunir terkenal dengan pemandangan sunrise terbaik di Asia Tenggara. Dari ketinggian lebih dari 2.200 mdpl, pengunjung bisa menyaksikan matahari terbit di balik deretan gunung seperti Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu, hingga Gunung Slamet.
Kawah Sikidang
Kawah aktif ini menyuguhkan fenomena geotermal yang luar biasa, di mana gas belerang mendidih dari dalam bumi. Asap putih yang terus mengepul menambah kesan dramatis, menjadikannya spot favorit untuk berfoto.
Kompleks Candi Arjuna
Candi Arjuna dan candi-candi lainnya di sekitarnya adalah peninggalan Hindu abad ke-8. Lokasinya berada di tengah dataran luas yang berselimut kabut, menciptakan suasana mistis yang sangat khas.
Telaga Warna dan Telaga Pengilon
Dua danau ini menjadi ikon wisata Dieng. Telaga Warna terkenal dengan warna air yang bisa berubah-ubah karena kandungan belerangnya, sedangkan Telaga Pengilon memiliki air yang jernih dan tenang. Keduanya dikelilingi perbukitan hijau yang menyegarkan mata.
Dieng Plateau Theater
Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam tentang budaya dan geologi Dieng, tempat ini menyajikan film dokumenter singkat mengenai keunikan Dataran Tinggi Dieng.
Acara Budaya Khas Dieng Culture Festival
Festival tahunan yang ditunggu-tunggu ini menampilkan tradisi pemotongan rambut anak gimbal, konser musik jazz di atas awan, pertunjukan budaya, dan pelepasan lampion yang indah di malam hari.
Cuaca & Suhu
Dieng memiliki suhu yang sejuk hingga dingin, terutama pada malam hari. Di musim kemarau (Juli–Agustus), suhu bisa turun drastis hingga di bawah 0°C dan menghasilkan embun es yang disebut “bun upas”.